Hack forum Forum Hack warez forum alfa shell wso shell organik ziyaretci recovery shell wso shell indoxploit shell hacklink hacklink paketleri hacklink nedir hacklink panel
Analisis Referensi Kumpulan Naskah Orasi Ilmiah Pengukuhan Pustakawan Utama 1995–2007 –

Analisis Referensi Kumpulan Naskah Orasi Ilmiah Pengukuhan Pustakawan Utama 1995–2007

By on January 19, 2012

Oleh: R. Nani Rahayu dan Tupan

Analisis Referensi Kumpulan Naskah Orasi Ilmiah Pengukuhan Pustakawan utama 1995 – 2007, dibuat dengan tujuan untuk mengetahui : 1 ) jenis dokumen yang paling banyak disitir pada masing – masing orator, 2)   asal sumber informasi yang disitir  oleh masing-masing orator, 3) tingkat keterpakaian jurnal sebagai  4)  umur literatur yang digunakan sebagai sumber rujukan pada masing – masing orator.

Penelitian ini meliputi  seluruh judul orasi ilmiah yang tertera pada kumpulan Naskah Orasi Ilmiah Pengukuhan Pustakawan Utama 1995 – 2007.

Metode pengumpulan data dilakukan  dengan cara menginventarisasi judul-judul orasi  dari buku hasil Kumpulan Naskah Orasi Ilmiah Pengukuhan Pustakawan Utama 1995-2007,  kemudian halaman judul dan daftar pustaka atau bibliografi difotokopi. Hasil fotokopi dipisahkan  sesuai dengan judul naskah orasi ilmiah dari Pustakawan Utama yang dikukuhkan.

Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan  bahwa:

  1. Orasi ilmiah yang menggunakan  literatur paling baru adalah orasi dengan judul Meretas Kebuntuan Kepustakawanan Indonesia Dilihat dari Sisi Sumber Daya Perpustakaan.
  2. Orasi ilmiah yang menggunakan literatur paling lama adalah orasi dengan judul Peran Perpustakaan Pesantren dalam Pendidikan dengan usia literatur 31 tahun.
  3. Jumlah sitiran terbanyak adalah orasi dengan judul Profesi Pustakawan: Tantangan dan Harapan dengan jumlah sitiran 33.
  4. Orasi ilmiah menggunakan literatur asing terbanyak adalah orasi berjudul Profesi Hubungan Timbal Balik Antara Institusi Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Perkembangan Karier Pustakawan dengan jumlah sitiran sebanyak 15.
  5. Orasi yang paling beragam menggunakan referensi adalah orasi  berjudul Perpustakaan Pusat Penelitian dan Pengembangan antara Keinginan dan Kenyataan menggunakan 7 jenis literatur terdiri atas buku, jurnal, makalah,  surat kabar, peraturan pemerintah, prosiding dan skripsi, dan orasi dengan judul Hubungan Timbal Balik Antara Institusi Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Perkembangan Karier Pustakawan menggunakan 7 jenis literatur terdiri atas buku, jurnal, makalah, prosiding, surat keputusan, tesis dan website.
  6. Orasi ilmiah yang paling banyak menggunakan jurnal sebagai sumber referensi adalah orasi   berjudul Hubungan Timbal Balik Antara Institusi, Pembelajaran Sepanjang Hayat dengan Pengembangan Karier Pustakawan, yaitu sebanyak 10 judul. Adapun orasi yang tidak menggunakan jurnal sebagai sumber referensi ada 3 judul yaitu   Quo Vadis Perpustakaan Nasional RI;  Meningkatkan  Minat Baca Masyarakat Melalui Suatu Kelembagaan Nasional :  Wacana ke arah Pembentukan Suatu Lembaga Nasional dan Pembudayaan Masyarakat Membaca, dan Perpustakaan sebagai Lembaga Pendidikan dan Sarana Mencerdaskan Masyarakat.
  7. Orasi ilmiah yang hanya menggunakan buku Indonesia sebagai sumber literatur adalah orasi yang berjudul Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Melalui Suatu Kelembagaan Nasional;  Wacana ke arah Pembentukan Suatu Lembaga Nasional Pembudayaan Masyarakat Membaca,  yang menggunakan 7 judul buku.

Kata kunci : Scientifics, librarians

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>