Komputerisasi dan Pengelolaan Data base PDII 1985 – 2010

By on July 15, 2015

mini-comp

Pemanfaatan komputer di perpustakaan di Indonesia dimulai sejak tahun 1970-an oleh beberapa perpustakaan khusus Pusat Dokumentasi dan Informasi. Pada tahun 1980an, staf Pusat Dokumenasi dan Informasi Ilmiah yang pada saat itu bernama Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional (PDIN) melakukan percobaan pertama, menyusun daftar serial terkomputerisasi.

Aplikasi perangkat lunak dikembangkan oleh PDII LIPI pada saat itu dengan bantuan dari Asian Institute of Technology (AIT) Bankok, Thailand. Era komputerisasi yang sesungguhnya baru dimulai pada tahun 1985, ketika PDIN LIPI berhasil memproduksi katalog induk majalah yang meliputi 4.298 judul jurnal ilmiah yang dikelola oleh 33 perpustakaan di Indonesia dengan menggunakan perangkat lunak MINISIS-Mini Computer Integrated Set of Information System (perkembangan terakhir menjadi WINISIS) dengan menggunakan perangkat computer generasi ke 2, Mini Komputer Hewlett Packard (HP3000/series-50), dengan system operasi MPE (Multi Programming Language Excecutives) untuk mengelola database bibliografi.

Pengembangan database bibliografi ini dimaksudkan untuk menghasilkan publikasi rutin PDIN menggunakan MINISIS yang dilakukan antara tahun 1985 dan 1988. Setelah serangkaian pertemuan yang diadakan selama tahun 1986 dengan perpustakaan besar di Indonesia, disepakati bahwa format MARC diadopsi untuk monograf, dan format SIPB diadopsi untuk majalah pengindeksan dan MINISIS juga diterapkan untuk mengembangkan empat database non-bibliografi.

System ini dibangun dari bantuan hibah Unesco dan IDRC (International Devepment Research Center). Saat itu komputer PC (Personal Computer) belum berkembang dengan baik seperti dewasa ini.

Selengkapnya dapat dilihat di KLIK DI SINI.