Hack forum Forum Hack warez forum alfa shell wso shell organik ziyaretci recovery shell wso shell indoxploit shell hacklink hacklink paketleri hacklink nedir hacklink panel
Potret Pejabat Fungsional Pustakawan di Jawa Periode 2010 –

Potret Pejabat Fungsional Pustakawan di Jawa Periode 2010

By on January 10, 2013

Oleh: Rochani Nani Rahayu

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Komposisi pendidikan pustakawan ahli dan terampil 2010; 2) Usia pustakawan ahli dan terampil  2010; 3) Jenis kelamin pustakawan ahli dan terampil 2010;  4) Pustakawan ahli dan terampil yang bekerja di Perguruan Tinggi,  Perpustakaan Umum, Perpustakaan Khusus dan Perpustakaan Sekolah 2010; 5) Status  pustakawan ahli dan terampil 2010.

Kajian bersifat deskriptif dengan sumber data adalah Direktori Pejabat Fungsional Pustakawan Indonesia 2010. Data diolah dengan bantuan Microsof Exell dalam bentuk tabel dan gambar, kemudian dari hasil yang diperoleh dilakukan penarikan kesimpulan yaitu:

1) Dari total 598 orang Pustakawan Ahli mereka  yang berada di Banten berjumlah 27 orang (4,52%), kemudian 182 orang (30,44%) berada di DKI,  115 orang (19,23%) adalah pustakawan Jawa Barat. Untuk Jawa Tengah tercatat sebanyak 101 orang (16,89%), DIY memiliki 66 orang (11,04%) pustakawan ahli dan  Jawa Timur mempunyai 107 orang (17,90%). Dengan demikian DKI menempati posisi tertinggi dan posisi terendah adalah Provinsi Banten.

2) Diketahui bahwa sebanyak 270 orang  (45,15%)  Pustakawan Ahli di 6 provinsi di Jawa berpendidikan S1/Perpustakaan, kemudian 83 orang (13,88%) berpendidikan S2/Perpustakaan, berikutnya adalah S1/Non Perpustakaan yaitu 208 orang (34,79%) dan S2/Non Perpustakaan berjumlah 49 orang (8,20%). DKI memiliki S1-Perpustakaan terbanyak yaitu  65 orang (10,37%), tempat ke dua adalah Jawa Barat yaitu 62 orang (10,87%) dan ke tiga adalah Jawa Tengah dengan 47 orang (7,86%).

3) Seluruh Pustakawan Terampil di Jawa berjumlah 745 orang, terdiri atas 390 orang (52,35%) berpendidikan SLA, 156 orang (20,94%) D2/Perpustakaan,7 orang ( 0,94%) D2/Non Perpustakaan, sebanyak 133 orang (17,86%), D3/ Perpustakaan, kemudian mereka yang berpendidikan D3/Non Perp sebanyak 55 orang (7,39%) dan ada  yang berpendidikan S1/Perpustakaan sebanyak 4 orang (0,54%). Pustakawan berpendidikan SLA menduduki peringkat pertama, kemudian tempat ke dua adalah mereka yang berpendidikan D2/Perpustakaan dan D3/perpustakaan di tempat ke tiga. DKI memiliki Pustakawan Terampil berpendidikan SLA tertinggi 110 orang (14,7%), di tempat ke dua  Jawa Barat 92 orang (12,35%) dan tempat ke tiga adalah Jawa Tengah 66 orang (8,86%).

4) Berdasarkan interval usia, kelompok usia Pustakawan Ahli adalah sebagai berikut. Kelompok usia ≤ 30 th berjumlah 3 orang (0,51%), kemudian mereka yang berusia 31-35 th berjumlah 57 orang (11,54%). Untuk usia 36-40 th berjumlah 69 orang (13,88%), kemudian yang berusia 41-45 th terdapat 83 orang (13,88%).Mereka yang berusia 46- 50 th berjumlah 133 orang (22,22%). Sebanyak 136 orang (22,75%) berusia 51-55 th dan sebanyak 129 orang (21,58%) berusia 56-60 th dan sebanyak 7 orang (1,17%) berusia antara 60 – 65 th

5).Usia Pustakawan Terampil  yang ≤ 30 th sebanyak 10  orang (1,35%) pustakawan terampil berasal dari DKI 1 orang, 2 orang dari  Jawa Barat, 3 orang dari Jawa Tengah, 2 orang dari DIY dan 2 orang   berikutnya dari Jawa Timur. Kemudian, untuk usia 31-35 dijumpai sebanyak 53  orang (7,14%), dan 52 orang (7,0%) merupakan pustakawan berusia  36 – 40 th. Sejumlah 58 orang berusia 41 – 45 th,  yang  berusia 46 – 50 th berjumlah 141 orang (18,98%). Mereka yang berusia 51-55 th berjumlah 245 orang (32,98%) dan usia 56 – 60 th sebanyak 184 orang (24,77%).

6) Diketahui bahwa dari total 598 orang Pustakawan Ahli terdiri atas jenis kelamin perempuan 358 orang (59,87%) dan laki – laki sebanyak 240 orang (40,14%) DKI menduduki peringkat pustakawan berjenis kelamin perempuan tertinggi yaitu sebanyak 126 orang (21,0%) dan Banten menempati posisi terendah yaitu sebanyak 15 orang (2,51%). Untuk laki-laki posisi tertinggi berada di  DKI dan Jatim masing-masing 56 orang (9,37%) dan terendah adalah  Banten 12 orang (2,01%).

7).Jenis kelamin Pustakawan Terampil perempuan 440 orang (59,22%) dan laki-laki 303 orang (40,78%). Jenis kelamin perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki baik di DKI, Jabar, Jateng, DIY dan Jatim. Satu-satunya laki-laki yang lebih tinggi dimiliki oleh Provinsi Banten.  Perempuan tertinggi berada di Provinsi DKI yaitu sebanyak 115 orang (115,48%) dan terendah adalah Banten 6 orang (0,81%).

8).Pustakawan Ahli yang bekerja di Perguruan Tinggi berjumlah 289 orang (48,33%), mereka yang bekerja di Perpustakan Umum ada 162 orang (27,09%), selanjutnya sejumlah 135 orang (22,58%) bekerja di Perpustakaan Khusus dan sisanya 12 orang (2,01%) bekerja di Perpustakaan Sekolah.  Perpustakaan Perguruan Tinggi berada pada urutan pertama, diikuti oleh mereka yang bekerja di Perpustakaan Umum urutan ke tiga ditempati oleh pustakawan yang bekerja di Perpustakaan Khusus dan terakhir adalah Perpustakaan Sekolah. Untuk Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jatim Perguruan Tinggi di posisi teratas, namun untuk DKI posisi tertinggi dipegang oleh Perpustakaan Umum. Adapun pustakawan yang bekerja di Perpustakaan Sekolah hanya terdeteksi di  Jawa Tengah dan DIY.

9).Kondisi  Pustakawan Terampil digambarkan sebagai berikut. Sejumlah 309 orang (41,58%) bekerja di Perguruan Tinggi, 151 orang (20,33%) bekerja di Perpustakaan Umum, 225 orang (30,28%) Perpustakaan Khusus dan 58 orang (7,81%) bekerja di Perpustakaan Sekolah. Di provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur posisi teratas adalah mereka yang bekerja di Perguruan Tinggi dengan urutan teratas adalah DIY yaitu sebanyak 82 orang (11,04%) adapun untuk  DKI posisi tertinggi adalah pustakawan yang bekerja di Perpustakaan Khusus, yaitu 112 orang (15,08%).

10).Diketahui bahwa dari 598 pustakawan ahli terdapat 559 orang (93,48%) berstatus aktif dan 39 orang (6,53%) berstatus dibebaskan sementara. Pustakawan dengan status dibebaskan sementara terbanyak berasal dari DKI yaitu berjumlah 28 orang (15,39%), kemudian posisi ke dua adalah Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 7 orang (1,17%) dan tempat ke tiga adalah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah yaitu 2 orang (0,34%).Pada Pustakawan Terampil  terlihat bahwa dari total 743 orang sebanyak 742 orang (99,97%) berstatus aktif, 1 orang berstatus dibebaskan sementara, dan itu berasal dari Jawa Barat.

Kata kunci: librarians, Banten, Jakarta Special Region, West Java, Central Java, Yogyakarta Special Region, East Java.

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>