Adaptasi & Mitigasi Masyarakat Pesisir Dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Degradasi Sumber Daya Laut

Mohamad Djaenudin February 15, 2012 2

Info Baru Vol. 8 No.1-2 Februari 2012-g

Penyelenggaraan penanggulangan bencana memasuki babak baru setelah ditetapkannya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Undang-undang ini mengamanahkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk membentuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Melalui badan-badan pemerintah ini, penyelenggaraan penanggulangan bencana dilaksanakan dengan mengarusutamakan paradigma baru yaitu pengurangan risiko bencana.

Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Pasca Bencana Erupsi Buku Adaptasi dan Mitigasi Masyarakat Pesisir dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Degradasi SDL merupakan hasil kajian yang dilakukan di Kawasan Teluk Bone tahun 2010. Buku ini menggambarkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang perubahan iklim serta respon mereka terhadap fenomena alam dan dengradasi SDL di kawasan tersebut.

Kawasan Teluk Bone secara geografis dan geologis rentan terhadap perubahan iklim dan mengalami eksploitasi sumber daya pesisir dan laut secara berlebihan, sehingga menyebabkan degradasi SDL. Perubahan iklim diindikasikan dari pergeseran dan ketidakteraturan musim hujanl kemarau, musim angin dan gelombang serta suhu di kawasan ini, khususnya di• Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bone. Sedangkan degradasi SDL ditanda oleh kerusakan terumbu karang dan mangrove.

Perubahan iklim dan degradasi SDL mempunyai dampak yang bervariasi antar daerah di Kawasan Teluk Bone. Adaptasi dan mitigasi merupakan upaya masyarakat untuk mengurangi resiko. Upaya yang dilakukan dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang fenomena alam dan kerusakan sumber daya ini serta tindakan-tindakan yang dapat mereka lakukan.

Penulisan buku ini dapat terlaksana dengan baik atas bantuan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pusat Pimelitian Oceanografi (P20 -LIPI) yang telah membiayai dan memfasilitasi kajian ini. Kami mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua narasumber dari berbagai unsur, staff Bappeda, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan di Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bone, Bappeda di Provinsi Sulawesi Selatan dan Dosen UNHAS yang telah memberikan informasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan penelitian. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para informan, antara lain masyarakat, pimpinan formal, dan informal serta tokoh masyarakat di Dusun Talibungin dan Biringere di Kecamatan Sinjai Utara, Desa Tongke-Tongke di Kecamatan Sinjai Timur, Pulau Liang.Liang dan Pulau Kambuno di Kecamatan Pulau-Pulau Sembilan, dan Desa Bua di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai; dan Tanjung Palette, Kecarnatan Tannete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Penulis telah berusaha mengkaji dan menuliskan hasil kajian secara komprehensif. Tetapi, kami menyadari buku ini belum sempuma, karena itu kritik dan saran sangat diharapkan demi penyempurnaan buku ini.

Download daftar isi: Adaptasi & Mitigasi Masyarakat Pesisir Dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Degradasi Sumber Daya Laut

Share on TwitterShare via email



2 Comments »

  1. ILHAM June 6, 2012 at 9:10 am - Reply

    Assalamu alaikum wr. wb.

    Perkenalkan, saya Ilham Pak, domisili di makassar. Mau nanya pak, apakah ada data-data angin 10 tahun terakhir Bp punya atau dimana kami bisa dapatkan untuk keperluan penelitian. Atau kalau ada, apakah bisa meminta atau harus membeli ya Pak.

    Atas perhatian Bpk kami ucapkan terima kasih

Leave A Response »