Hack forum Forum Hack warez forum alfa shell wso shell organik ziyaretci recovery shell wso shell indoxploit shell hacklink hacklink paketleri hacklink nedir hacklink panel
TELAAH PEDOMAN AKREDITASI MAJALAH ILMIAH VERSI LIPI DAN DIKTI –

TELAAH PEDOMAN AKREDITASI MAJALAH ILMIAH VERSI LIPI DAN DIKTI

By on November 14, 2012

Oleh: Rochani Nani Rahayu

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan di antara Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 49/Dikti/Kep/2011 Tentang  Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah dengan Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor : 04/E/2011 tentang Pedoman Akreditasi Majalah Ilmiah.

Penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan sumber data adalah ke dua peraturan tersebut. Dilakukan pengamatan secara cermat terhadap  peraturan tersebut, sehingga dapat diketahui apa saja butir – butir yang berbeda dari keduanya.

Berdasarkan hasil pengamatan disimpulkan bahwa: 1) Tujuan diadakannya akreditasi jurnal ilmiah menurut LIPI maupun DIKTI adalah  untuk menyetandarkan mutu dan meningkatkan mutu jurnal ilmiah namun LIPI menekankan kepada membangun acuan penilaian sedangkan DIKTI untuk meningkatkan komunikasi ilmiah. ; 2) Dari ke 8 syarat pengajuan akreditasi yang diberikan oleh LIPI sebanyak 5 butir syarat diberikan oleh DIKTI. Sebanyak 3 syarat yang diminta oleh LIPI namun tidak tercantum dalam peraturan DIKTI yaitu majalah memiliki International Standar Serial Serial Number,  memiliki mitra bestari paling sedikit empat orang, dan  memiliki bukti wajib simpan majalah ilmiah dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIPI; 3) Terdapat 8 unsur penilaian dari LIPI berturut-turut adalah substansi , penyunting dan mitra bestari, gaya penulisan, kelembagaan penerbit, keberkalaan, penampilan, layanan tambahan dan penamaan. Demikian pula DIKTI juga menilai sejumlah 8 unsur yang substansi di dalamnya adalah serupa, namun terdapat 1 unsur yang berbeda yaitu layanan tambahan dari LIPI dan unsur penyebarluasan dari DIKTI. 4) Dari  8 unsur penilaian oleh LIPI  terdapat sebanyak 44 instrumen yang dinilai. Adapun menurut  DIKTI dari 8 unsur penilaian terdapat sebanyak 42 instrumen yang dinilai, dengan total nilai tertinggi baik dari LIPI maupun DIKTI adalah 100.5) Nilai tentang substansi merupakan nilai tertinggi yaitu 36 untuk LIPI dan 40 untuk DIKTI, dengan masing-masing 9 instrumen penilaian. 6) Di dalam proses penilaian  LIPI dijumpai penalti yaitu pengurangan nilai dari hasil penilaian final untuk pengajuan akreditasi dengan jumlah maksimum adalah 4% dari total nilai. Adapun DIKTI menyebut sebagai disinsentif dengan pengurangan tertinggi sebesar -20, terhadap nilai total. 7) Status akreditasi dari LIPI dibagi menjadi dua kategori yaitu terakreditasi dan tidak terakreditasi. Terakreditasi apabila total nilai  ≥ 70, dan nilai substansi minimal 20, dan apabila total nilai < 70 dan nilai substansi < 20 maka jurnal tersebut tidak terakreditasi. Menurut DIKTI status akreditasi dibagi menjadi dua kategori yaitu terakreditasi dengan peringkat A (baik sekali) apabila total nilai adalah > 85 dan akreditasi dengan peringkat B ( baik) apabila total nilai 70 – 85. Untuk status tidak terakreditasi diberikan kepada majalah yang memiliki nilai <70, dengan peringkat kurang. 8) Masa berlaku akreditasi menurut peraturan LIPI adalah 5 tahun, namun menurut  DIKTI adalah 3 tahun. 9) LIPI mengatur mengenai internasionalisasi majalah ilmiah akan tetapi DIKTI tidak mengaturnya.

Kata kunci: scientific journals ; accreditations; Indonesian journal

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>